A.L, SELTI ANDARIAS and INNA, YUSTINA (2026) HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT STELLA MARIS MAKASSAR. Undergraduate (S1) thesis, STIK Stella Maris Makassar.
|
Text
Skripsi Selti_Andarias_Revisi_07-03-2026_Kirim kampus - Selti Andarias.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam praktik keperawatan karena berperan dalam pengambilan keputusan klinis yang tepat dan aman. Selain itu, perilaku caring merupakan inti dari asuhan keperawatan yang mencerminkan kepedulian, empati, dan hubungan terapeutik antara perawat dan pasien. Caring berkontribusi terhadap kepuasan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Namun, tingginya beban kerja dan kompleksitas pelayanan dapat memengaruhi optimalisasi berpikir kritis dan perilaku caring perawat. Permasalahan ini diangkat karena masih ditemukan variasi perilaku caring dalam praktik serta belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis di ruang perawatan, sehingga perlu dianalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Tujuan umum penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan perilaku caring perawat dalam pemberian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Stella Maris Makassar pada bulan Januari sampai Februari 2026 dengan pengambilan sampel secara Total Sampling sebanyak 56 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang mengukur kemampuan berpikir kritis dan perilaku caring perawat, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki kemampuan berpikir kritis dan perilaku caring pada kategori baik. Analisis statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis dan perilaku caring perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perawat dengan kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi cenderung menampilkan perilaku caring yang lebih optimal dalam praktik keperawatan. Kemampuan berpikir kritis membantu perawat memahami kebutuhan pasien secara menyeluruh, menentukan keputusan yang tepat, serta membangun hubungan terapeutik yang meningkatkan rasa nyaman dan aman pasien selama perawatan. Oleh karena itu, penguatan kemampuan berpikir kritis melalui pendidikan berkelanjutan dan pelatihan klinis menjadi strategi penting dalam meningkatkan perilaku caring serta mutu pelayanan keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Keywords : | Kemampuan Berpikir Kritis, Perilaku Caring Perawat |
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan > 610.7301 Filasafat dan Teori Keperawatan |
Divisions : |
Prodi > Keperawatan |
| Depositing User: | Mhasiswa SM STIK |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 06:05 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 06:05 |
| URI: | http://repository.stikstellamarismks.ac.id/id/eprint/1434 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

